ijinkan mata ini terpejam
sejenak
dan biarkan aku
membangun gubuk
berisikan kedamaian
Jumat, 06 Mei 2011
Kamis, 05 Mei 2011
pekalah sobat
sobat,
pagi tadi kudengar kabar bahwa masih ada sekolah yang kekurangan guru, sarana dan prasarana terbatas, buku-buku yang dipakai tidak sesuai dengan kurikulum saat ini, bahkan siswa yang memakai seragampun masih bisa dihitung. tragis memang. tapi mau bagaimana lagi. yang penting, semangat mereka untuk belajar tidak perlu diragukan lagi. mendengar keadaan mereka saja aku sungguh tidak tega, sobat. apalagi aku harus melihatnya sendiri. sungguh. keadaan yang menyentuh hati.
ternyata kita masih beruntung sobat. kita masih diberikan kesempatan untuk mencicipi rasa yang luar biasa. bersyukurlah kita, alhamdulillah. semoga kabar ini akan membuat kita lebih mensyukuri apa yang telah kita dapatkan. dan pekalah terhadap lingkungan sekitar kita karena masih ada yang membutuhkan pertolongan kita, walaupun itu hanya segenggam tangan.
pagi tadi kudengar kabar bahwa masih ada sekolah yang kekurangan guru, sarana dan prasarana terbatas, buku-buku yang dipakai tidak sesuai dengan kurikulum saat ini, bahkan siswa yang memakai seragampun masih bisa dihitung. tragis memang. tapi mau bagaimana lagi. yang penting, semangat mereka untuk belajar tidak perlu diragukan lagi. mendengar keadaan mereka saja aku sungguh tidak tega, sobat. apalagi aku harus melihatnya sendiri. sungguh. keadaan yang menyentuh hati.
ternyata kita masih beruntung sobat. kita masih diberikan kesempatan untuk mencicipi rasa yang luar biasa. bersyukurlah kita, alhamdulillah. semoga kabar ini akan membuat kita lebih mensyukuri apa yang telah kita dapatkan. dan pekalah terhadap lingkungan sekitar kita karena masih ada yang membutuhkan pertolongan kita, walaupun itu hanya segenggam tangan.
Rabu, 04 Mei 2011
Aku benci sepi. Ketika semua orang tertawa. Aku tak bisa mengeluarkan tawaku. Sepi yang kurasa. Tapi tak dirasa orang lain karena hanya aku yang merasakannya.
Aku tak suka sepi. Orang dengan seenaknya berlari. sedang kakiku tak mampu tuk mengejar mentari. Sepi ini sakit. Begitu perih buatku
Semua orang pergi. Sibuk dengan kegiatannya. Sedang aku,Merasa sepi.
Sepi,
Pergilah kau!!!
Aku tak suka sepi. Orang dengan seenaknya berlari. sedang kakiku tak mampu tuk mengejar mentari. Sepi ini sakit. Begitu perih buatku
Semua orang pergi. Sibuk dengan kegiatannya. Sedang aku,Merasa sepi.
Sepi,
Pergilah kau!!!
sudah sedikit membuatku lega. walaupun belumm sehangat dulu. tak apalah. semua butuh proses. mungkin aku yang belum bisa mengenal baik dirinya. atau aku yang tidak peka. selama ini aku berusaha untuk mengenalnya dan ternyata tak cukup waktu. keterdiaman ini membuatku sadar bahwa aku belum menjadi yang terbaik. terimakasi. dan beri aku sedikit ruang lagi agar bisa mengenalnya lebih lagi. jangan biarkan ia menutup rapat hingga aku tak bisa masuk.
Langganan:
Postingan (Atom)